Trip to Jogjakarta | Pengalaman Rafting Oya di Goa Pindul - Liliana Halim Trip to Jogjakarta | Pengalaman Rafting Oya di Goa Pindul % %
Diary,  Perjalanan

Trip to Jogjakarta | Pengalaman Rafting Oya di Goa Pindul

Hari jumat, alarm handphone pun berbunyi seperti jam kerja yaitu jam 05.00 tapi kemudian tidur lagi karena masih ngantuk dan jam 06.15 baru bangun kemudian mandi. Sekitar jam 07.00 keluar dan menuju lobby hotel untuk sarapan tadi sebagian udah habis jadi makan apa adanya aja lah. 😅
 
Jam 08.00 kita siap-siap untuk berjalan menuju Gunung Kidul (ke Goa Pindul dan Pantai Sepanjang) dan jam 11.00 kita sampai di Gunung Kidul untuk siap – siap memilih dan memakai pelampung. Selanjutnya kita dikumpulkan untuk naik mobil box menuju Goa Pindul Adventure, disini ada beberapa jasa yang menyediakan transportasi dan juga beserta perlengkapannya untuk dipakai di Wahana tersebut dan kebetulan panitia kita memilih Kedungupit Adventure. Selanjutnya kita sampai di Wahana pertama dan mengambil ban yang akan dipakai. Kemudian kita pun menyusuri air di dalam Goa dengan memakai ban sambil ditarik dan dorong oleh Mas – Mas pemandu, pemandangan yang jarang dilihat mata, antara seram karena pengalaman waktu kecil saya sangat takut berada dekat dengan air, melihat kolam Seaworld saja saya takut tapi penasaran juga ada apa aja di dalam Goa ini.
 
Sekitar pukul 12.30 kita sudah sampai di jalan keluar Goa Pindul dan menuju petualangan berikutnya yaitu Rafting Oya. Disini kita berpetualangan arung jeram di lokasi yang berbeda yaitu Sungai Oya (atau Oyo, oleh karena itu dinamakan Rafting Oya), setelah memilih ban dan bersiap menunggu giliran sambil deg – degan karena melihat arusnya yang lumayan deras tapi hanya terasa di awal saja kesananya kita ditarik oleh pemandu karena rata – rata diantara kita tidak bisa berenang. Bisa sih didorong dengan tangan tapi akan jadi melelahkan dan doi salah satu korbannya. Awalnya ada sekitar sepuluh orang yang didorong oleh pemandu eh dia dan dua orang lainnya malah memisahkan diri yang dipikir mau berfoto diatas air terjun teryata terjebak temannya yang hanya melihat – lihat saja. 😁
Pengalaman menakjubkan lagi kita masuk ke dalam air terjun mini dan berbasah – basahan padahal dari awal saya ga mau dekat – dekat air terjun, takut bokkk. Sudah terlanjur basah. 😂
 
Menyusuri sungai sampai akhir dan akhirnya kita selesai di wahana ini juga saatnya kembali ke jasa yang menyediakan wahana ini (Kedungupit Adventure) untuk ganti baju, mandi (tulisannya Rp. 4,000 di lokasi tapi saya lihat tidak ada yang bayar, mungkin gratis kah?) dan tidak lupa makan siang yang sudah disediakan dengan menu : sayur daun pepaya, ayam goreng, gudeg (ini gratis sih, kayaknya ditanggung oleh panitia) dan kemudian bersiap menuju Pantai. Karena waktu yang tidak memungkinkan (ditakutkan kemalaman di jalan) akhirnya rencana ke Pantai Indrayanti pun diganti ke Pantai Sepanjang, Gunung Kidul, tapi ga kalah cakep sama Pantai Indrayanti sih, pasirnya putih bersih, airnya juga bening keliatan karang dan ikan – ikan kecil yang lagi berenang. Setelah puas foto – foto berselfie ria, pukul 17.00 kita kumpul di bis dan melanjutkan perjalanan ke hotel.
 
Akhirnya sekitar pukul 19.30 kita pun sampai di hotel dan langsung mandi, karena sehabis ini adalah acara bebas jadi kita langsung bersiap – siap menuju Malioboro lagi sambil menunggu Paman doi yang lagi on the way jadi kita mampir dulu ke Rumah Makan Padang dan ternyata harganya cukup murah dan juga enak. Untuk satu porsi nasi ambil sendiri, ayam gulai (termasuk daun singkong dan dan teh tawar) cukup bayar Rp. 13,000.00 saja 😁
 
Pukul 20.00 Paman doi sudah datang dan kita langsung menuju tempat bakpia lagi untuk dibawa ke Karawang. Dan kita membeli lima box (harganya sudah disebutkan disini ya). Pukul 20.30 selesai berbelanja bakpia kita berjalan kaki menuju Malioboro lagi 😂 Kemudian berjalan sambil cari oleh – oleh lainnya, beli sandal yang sudah dibandrol Rp. 25,000.00 / 2 pasang tapi doi berhasil nawar dengan harga Rp. 60,000.00 / 5 pasang, lumayan irit 2,500 hehe. Emang ga diragukan lagi kemampuan doi waktu tawar menawar mah. Thanks honeyyy 😘
 
Lalu setelah beres berbelanja kita menunggu Bapak Grab yang ga lama datang, fyi saat itu tarifnya dari Malioboro ke Hotel Amaris Sagan Yogya Rp. 12,000.00 saja. Sekitar 10 menit kita pun tiba di hotel dan kemudian repacking barang – barang untuk dibawa pulang ke Karawang besok. Sebenarnya kta masih berniat untuk makan bakmie dekat hotel tapi ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 24.00 jadi lebih baik kita pergi tidur daripada makan di tengah malam. Mungkin di lain waktu kita akan kesana ya. *colek kamu* 😁
 
 
PHOTO GALLERY
 
 
 Pantai Sepanjang, Gunung Kidul
 
Ini ceritanya candid gitu 😀
Abaikan rambutnya 😀
 
 
Baca Juga :  [Motivasi] Ketika Kita Mulai Merasa Putus Asa dan Kehilangan Tujuan Hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *