Tips JENIUS Mengelola Keuangan - Liliana Halim Tips JENIUS Mengelola Keuangan % %
Uncategorized

Tips JENIUS Mengelola Keuangan

Hai teman – teman di tulisan kali ini saya mau menceritakan dan sedikit berbagi tips untuk mengelola keuangan sehari – hari dari saya. Background perkuliahan saya yang merupakan jurusan akuntansi jadi sedikit banyak saya terapkan dalam kehidupan sehari – hari. Saat ini saya memang masih single jadi belum ada pengeluaran untuk susu anak atau mainan anak, tetapi saya yang merupakan tulang punggung keluarga jadi mau tidak mau saya pun harus bisa mengelola keuangan pribadi agar bisa melanjutkan hidup hehe.

Jadi saat gajian tiba saya pun langsung bagi menjadi beberapa pos penting, seperti :

  • Tabungan pertama yang nantinya digunakan untuk biaya menikah, karena saya dan calon yang memang sama – sama tulang punggung mau tidak mau biaya resepsi dan catatan sipil nanti kami berdualah yang yang mengumpulkannya dan semoga saya bisa ikutan sharing dengan tagar #NikahBiayaSendiri agar bisa menginspirasi teman yang ingin menikah dengan biaya sendiri juga.
  • Tabungan kedua yang dikumpulkan untuk membayar kuliah dan sekolah kedua adik saya.
  • Untuk orang tua.
  • Cicilan dan juga asuransi.
  • Keperluan sehari ÔÇô hari.
  • Tidak lupa investasi, sedikit demi sedikit semoga lama – lama menjadi bukit ­čśÇ

ilustrasi pengeluaran rutin

Untuk keperluan sehari – hari ini besaran atau anggarannya sudah saya tentukan, seperti uang jajan saya serta adik saya dan keperluan lainnya seperti belanja bulanan, pulsa dan kuota internet, juga belanja online yang seringnya di luar kendali karena melihat promo terutama promo cashback, nah untuk tips menyiasati agar tidak terlalu boros belanja online bisa baca disini.┬áSedangkan sedekah tidak saya masukan dalam pos, karena menurut saya apa yang sudah diberikan kepada orang sebaiknya jangan diingat – ingat, maka berapapun jumlahnya yang bersumber dari rekening pribadi tidak pernah saya catat.┬á

Baca Juga :  Ruang Lingkup Bisnis

Saya yang masih tinggal dengan orang tua bisa lebih menghemat makan siang karena membawa bekal dari rumah, lumayan hemat sekitar Rp 20,000 sampai Rp 25,000. Saya hanya menggunakan uang untuk membeli sarapan atau makanan cemilan untuk di kantor, karena paginya tidak sempat untuk sarapan di rumah. Anggarannya saya tetapkan tidak lebih dari Rp 20,000 kecuali ada permintaan atau keinginan untuk beli makanan di luar maka budgetnya bisa lebih dari Rp 20,000 tentunya. 

Nah setiap pengeluaran harian ini kemudian saya catat, gunanya agar saya bisa menghitung biaya pengeluaran mingguan. Kemudian dilanjutkan hingga biaya pengeluaran bulanan. Saya juga bisa melihat kecenderungan pengeluaran lebih besar adalah pada saat gajian akan tiba maupun sudah tiba karena bawaannya ingin belanja ini itu. Maka dari itu jika total pengeluaran minggu ini terlalu besar atau di luar anggaran, jadi minggu selanjutnya saya harus mengurangi jajan di luar agar bisa mengimbangi total pengeluaran minggu sebelumnya minimal tidak ikutan melonjak sehingga total pengeluaran bulanan tidak terlalu besar hehe.

Teman – teman ada yang sudah tahu aplikasi Jenius? Jenius adalah produk perbankan dari BTPN yang cocok banget digunakan untuk para milenial karena fiturnya yang mudah dan semuanya dapat dilakukan melalui smartphone kita. Pendaftarannya pun bisa dilakukan melalui smartphone saja, kita tidak perlu antri ke bank untuk registrasi. Sungguh memudahkan bukan bagi pekerja kantoran seperti saya yang kerjanya senin sampai jumat mulai jam 8 pagi sampai dengan jam 5 sore *curhat*

Berhubung alokasi pos saya ini banyak kan yah otomatis hadirnya Jenius tentu menguntungkan saya dan kita semua, karena kita akan dapat jatah transfer gratis ke seluruh bank sebanyak 25 kali per bulan (Send It), sungguh menghemat apalagi jika kita ada keperluan untuk transfer cicilan ke bank yang berbeda.

Baca Juga :  Fungsi - Fungsi Manajemen

Lalu adanya fitur tabungan (Save It) yang jenisnya bisa kita pilih, ada Flexi Saver, Dream Saver atau Maxi Saver. Dengan adanya beberapa jenis tabungan ini jadi saya bisa memilih sesuai kebutuhan saya saat ini. Jadi seharusnya saya tidak perlu lagi menabung di dua atau tiga bank yang berbeda karena akan memboroskan biaya administrasi juga memboroskan biaya transfer ke rekening lain. 

Jenis tabungan pertama yaitu Flexi Saver merupakan tabungan dengan bunga cukup besar yaitu 5% per tahun dan enaknya lagi kita bisa bebas mau top up atau tarik dana kapan saja, tidak terikat waktu seperti deposito tetapi bunganya hampir sama dengan deposito.

Jenis tabungan kedua yaitu Dream Saver, nah ini dapat kita gunakan sebagai tabungan berencana, jadi kita bisa menabung disini untuk mendapatkan sesuatu yang kita impikan dan tentunya dapat bunga 5% juga loh, hampir mirip dengan Flexi Saver bedanya kita dapat menentukan sendiri berapa banyak yang mau kita tabung, lamanya menabung  dan nantinya akan didebit dari saldo utama kita sesuai jangka waktu yang kita mau apakah harian, mingguan atau bulanan.

Jenis tabungan ketiga adalah Maxi Saver ini adalah deposito berjangka, registrasinya hanya perlu melalui handphone. Jadi yang mau investasi bisa juga menggunakan fitur ini, kita tidak perlu repot datang ke bank, tinggal memotong saldo utama saja. 

Baca Juga :  Jasa Pembuatan Website

Selain fitur menabung, nantinya kita akan mendapatkan 3 kartu debit dari Jenius, kartu ini dapat digunakan sesuai fungsinya masing – masing, jadi beda – beda kegunaannya yah, dengan kartu ini membantu kita semua dalam cash less society sehingga kita tidak perlu membawa atau menggunakan banyak uang tunai.

3 jenis kartu yang akan kita dapatkan yaitu : 

  • m-card merupakan kartu ATM utama yang dapat kita gunakan untuk tarik tunai.
  • e-card merupakan kartu virtual yang dapat kita gunakan untuk membayar tagihan maupun belanja online di seluruh merchant Visa, kegunaannya hampir sama dengan kartu kredit, tapi bedanya kita harus top up saldo terlebih dahulu dari rekening utama untuk menggunakannya.
  • x-card merupakan kartu tambahan yang dapat kita gunakan untuk mengatur pengeluaran, nah kartu ini yang kita gunakan untuk mengatur budget, jadi kita bisa top up x-card sesuai budget kita, hebatnya lagi kita bisa memiliki 3 x-card yang berbeda. Misalnya kita mau memiliki x-card untuk belanja bulanan, x-card untuk transportasi, x-card untuk dana darurat. Jadi kita bisa top up sesuai kebutuhan dan bisa memonitor apabila kartu ini diberikan pada keluarga karena histori seluruh transaksi dapat kita lihat melalui aplikasi.

Oke sekian cerita dan tips mengelola keuangan dari saya, semoga bermanfaat, jangan lupa menabung dan investasi demi masa depan sejahtera ­čÖé

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *