Pengaruh Pasar Modal Global di Indonesia periode 2008 - 2013 - Liliana Halim Pengaruh Pasar Modal Global di Indonesia periode 2008 - 2013 % %
Finansial

Pengaruh Pasar Modal Global di Indonesia periode 2008 – 2013

Nama   : Liliana Halim

NPM   : 24210024

Kelas   : 4EB17

Pasar modal merupakan satu lembaga yang memobilisasi dana masyarakat dengan menyediakan sarana atau tempat untuk mempertemukan penjual dan pembeli dana-dana jangka panjang yang disebut Efek. Di Indonesia, perkembangan pasar modal berjalan secara fantastis atau dinamik. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal memberikan pengertian tentang Pasar Modal yaitu kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek.

Menurut Pasal 1 angka 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, yang dimaksud dengan Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif dari Efek. Manfaat keberadaan Pasar Modal :

  1. Menyediakan sumber pembiayaan jangka panjang bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan terciptanya alokasi sumber dana secara optimal.
  2. Memberikan lahan investasi bagi investor sekaligus memungkinkan adanya upaya diversifikasi portofolio investasi.
  3. Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai ke lapisan masyarakat menengah.
  4. Menciptakan iklim usaha yang sehat, terbuka, dan professional.
  5. Menciptakan lapangan kerja atau profesi yang menarik.
Baca Juga :  #MoneySmartMenginspirasi : Inilah Strategi untuk Memaksimalkan Bisnis

Tabel 1.1

Pengaruh Positif dan Negatif Pasar Modal Global

TahunPositifNegatif
2008Walaupun terjadi krisis subprime mortgage  di Amerika Serikat, namun sampai akhir 2008 tidak ada bank yang dilikuidasi di Indonesia.Terjadi krisis global yang parah di dunia, namun untuk Indonesia diperkirakan dampaknya tidak separah krisis 1997 – 1998. Khusus di pasar saham, IHSG turun sekitar 51% dari 2.745,85 menjadi 1.336,61 (sempat 1.089,33), Indeks LQ 45 turun sekitar 55% dari 599,82 menjadi 265,34, sementara Indeks JII turun sekitar 56% dari 493,01 menjadi 215,97.
2009IHSG terus mengalami kenaikan. Pertumbuhan pasar modal nasional menunjukkan gerak grafik yang naik serta kapitalisasi pasar saham di Bursa Efek Indonesia menunjukkan kenaikan yang konsisten.Menunjukkan adanya ketidakstabilan tingkat inflasi di Indonesia, melemahnya investasi akibat penurunan ekspor, rendahnya kinerja perekonomian Indonesia yang mengakibatkan rendahnya pertumbuhan karena belum besarnya penyerapan pembangunan proyek infrastruktur pemerintah.
2010Salah satu tahun keemasan Bursa Efek Indonesia, IHSG mencatat pertumbuhan terbaik di Asia Pasifik. Pertumbuhan perekonomian meningkat 6,1% yang didukung oleh kinerja ekspor dan investasi yang berkembang dan konsumsi rumah tangga.Sebagian besar ekonomi Indonesia telah dikuasai oleh kaum kapitalis besar asing, terutama kapitalis besar dari Amerika, Eropa, dan Jepang. Penguasaan itu meliputi bagian terbesar dari perusahaan industri, perdagangan, dan keuangan. Dengan dikuasainya perbankan dan pasar modal (lebih dari 60%), maka pihak asing sudah mengontrol sebagian besar kapital di dalam negeri.
2011Impor mengalami pertumbuhan sebesar 13,3% diikuti adanya pertumbuhan ekspor dan pengurangan pengangguran serta tingkat kemiskinan.Perkembangan pasar keuangan global sepanjang 2011 memburuk dibanding tahun sebelumnya yang tercermin pada penurunan harga aset keuangan.
2012IHSG tetap dan masih menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik ditengah kondisi krisis perekonomian global.Krisis keuangan kembali menghantui pasar modal dunia. Indikasi default atau tidak mampu membayar atas obligasi yang diterbitkan oleh beberapa pemerintah Eropa membuat kepanikan investor.
2013Bursa Efek Indonesia secara berturut – turut memecahkan rekor harga tertingginya. Pada tahun ini pula, jam perdagangan di BEI dimajukan 30 menit lebih awal dan Bapepam-LK telah melebur menjadi OJK (Otoritas Jasa Keuangan).Adanya kondisi Siprus di Eropa yang dianggap berpotensi krisis. Kenaikan BBM juga memacu inflasi yang juga ikut menurunkan IHSG yang sebelumnya memecahkan rekor menembus 5.000.
Baca Juga :  Tips Membuka Blokir Internet banking BRI

Referensi :

islamiconomics

sayangi.com

mitrainves blog

commercial-keu447 blog

economy.okezone.com

berdikarionline.com

akuntansibisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *