Pengalaman Dermaroller Sendiri di Rumah - Liliana Halim Pengalaman Dermaroller Sendiri di Rumah % %
Diary,  Kecantikan

Pengalaman Dermaroller Sendiri di Rumah

Halo setelah sekian lama akhirnya baru kali ini bisa menulis lagi. Maaf ya atas sikap yang tidak konsisten untuk ngeblog ini! Di tulisan kali ini saya mau sharing tentang pengalaman dermaroller sendiri di rumah! Wah apa tuh dermaroller? Apakah tentang perawatan wajah? Yup, betul banget. Dermaroller adalah treatment perawatan wajah dengan scar atau bopeng yang alatnya terdapat ratusan jarum baja mikro yang dapat menembus lapisan dalam kulit sehingga merangsang perbaikan kulit dari dalam.

Setelah blogwalking dan menemukan blog kak Wida Syalala saya pun mencoba mengikuti jejaknya untuk meroller wajah saya sendiri karena bopengan ini tak kunjung menghilang alias nggak mulus – mulus. Sudah sekian lama ke dokter kulit memang dokter tersebut pun menyarankan untuk roller aja, berhubung lokasi dokter tersebut di Bekasi dan saya di Karawang kebayang kan antri dan perjuangannya, jadi kenapa ga saya lakukan sendiri aja di rumah. Berbekal berbagai tutorial di blog dan Youtube, saya langsung memberanikan diri untuk order alat dermarollernya melalui tokopedia dan nama tokonya foodstall18, recommended seller! Selain harganya cukup terjangkau juga pengirimannya cepat. Saya beli paket dermaroller generasi dua dengan jarum 540 buah ukuran 1.5 mm beserta krim anestesi 10 gr dan serum beautee nano scar dengan harga Rp. 125,000.00 aja guys. Selain menyiapkan alat rollernya jangan lupa untuk beli alkohol 70% dan juga serum vitamin c nya juga ya, gunanya sih untuk penyembuhan kulit jadi untuk meregenerasi gitu. Untuk vitamin c nya saya beli probio vit c serum dengan harga Rp. 66,000.00 di apotik dan alkohol ukuran besar dengan harga Rp. 12,000.00. Saya juga menyediakan sheet masker jadi setelah pakai serum tersebut saya langsung tempelin masker tersebut biar adem dan seger juga mengurangi efek kemerahan.

Baca Juga :  Trip to Jogjakarta | Pengalaman Rafting Oya di Goa Pindul
Hola it’s me lili 😀

Yuk lanjut ke pembahasan apa aja sih langkah – langkah yang harus dilakukan untuk meroller wajah :

  1. Cuci muka terlebih dahulu (tahap ini boleh menggunakan sabun) dan segera keringkan, lalu oleskan krim anestesi di seluruh wajah kalian (pengalaman saya jangan oles diantara bibir dan hidung, kecuali kalian emang mau roller bagian itu) berhubung saya baru pertama kali, ngolesnya berasa pake krim malam jadi seluruh muka saya olesin sampe ke bawah hidung segala wkwkw, sempat baal setengah jam dan ga enak! Krim anestesi ini tujuannya biar mati rasa atau kebas ketika kalian meroller wajah kalian jadi tidak terasa sakit.
  2. Tunggu sekitar 20-30 menit sampai wajah kalian kebas atau baal, lalu kalian bisa sambil merendam alat rollernya dengan alkohol 70% supaya steril dari kuman – kuman yang tak kasat mata.‎ Jika sudah kebas atau mati rasa kalian bisa hapus krim anestesinya dengan tissue kering dan mulai meroller secara vertikal, horizontal dan diagonal cukup 10 kali dan ga usah lama – lama sih saya baca maksimal setengah jam (kalau saya 20 menit udah kerasa perih dan keluar darah jadi saya sudahi). Oh iya pada saat mau meroller, hapus krim anestesinya per bagian yang mau diroller aja ya, karena krim anestesi hanya bertahan sekitar 15-20 menit nanti takutnya kalau langsung dihapus semua malah terasa sakit pada saat mau diroller.
  3. Roller bagian scar atau bopeng yang cukup dalam jika bisa sampai keluar darah agar merusak jaringan kulit tersebut dan membentuk jaringan kulit baru nantinya, untuk pipi sebelah kiri saya tidak keluar darah sama sekali padahal sudah pakai penekanan cukup dalam mungkin bopengnya sudah terlalu lama atau tidak cocok dengan jarumnya? Ntah lah, nanti saya coba lagi di pengalaman kedua. Jangan lupa untuk memberikan serum beauty nano scar setelah kalian meroller bagian tersebut, supaya hasil yang didapat bisa lebih maksimal. Karena serum ini mengandung zat aktif yang membantu menghilangkan bekas jerawat yang dalam.
  4. Lanjutkan meroller tahap dua setelah kalian menggunakan serum. Disini udah mulai kerasa perih cekit cekit tapi demi wajah mulus! Lanjutkan. Oh iya setelah meroller tahap dua ini tetap gunakan serumnya ya. Sambil menunggu serumnya menyerap kalian bisa sambil maskeran dengan sheet mask untuk mengurangi efek kemerahan pada kulit serta supaya kulit terasa adem dan seger. Saya pake acnes oil mask control karena cuma nemu ini di toko kosmetik yang aku cari (daripada ga akan ya kan)‎
  5. Setelah menunggu kurang lebih 20-30 menit, cuci muka dengan air dingin dan jangan gunakan sabun (saya sih air kran aja biar gampang), kemudian jangan lupa pakai serum vit c waktu kalian mau tidur agar kulit kalian beregenerasi sehabis diroller.Setelah menunggu kurang lebih 20-30 menit, cuci muka dengan air dingin dan jangan gunakan sabun (saya sih air kran aja biar gampang), kemudian jangan lupa pakai serum vit c waktu kalian mau tidur agar kulit kalian beregenerasi sehabis diroller.
Baca Juga :  4 Fase dalam Pekerjaan dan Bagaimana Cara Mencintai Pekerjaan Anda

Sekian langkah – langkah pengalaman meroller wajah saya sendiri. Kalau bisa sehabis meroller ini jangan gunakan make up selama beberapa hari, jangan kena debu dan kotoran, sediakan dan gunakan masker jika kalian keluar rumah, jangan terkena matahari langsung.

Q&A :

Sakit ga sih waktu rollernya digiles ke muka? Untuk yang ga phobia dengan jarum sih kayaknya gapapa ya, cuma ada rasa perih2 dikit pas darah udah pada keluar dan pas pakai serumnya. Selebihnya tinggal niat kalian aja, mau menahan sakit agar wajah lebih mulus atau memilih perawatan wajah lainnya yang tidak sakit? Tapi sih mau cantik emang butuh pengorbanan guys

Apa aja sih alat yang dibutuhkan untuk meroller? (aku rangkum kembali yah) :

  1. Alat dermaroller dengan ukuran 1.5 mm (kalian bisa pilih sesuai kriteria wajah kalian)
  2. Krim anestesi
  3. Serum beauty nano scar
  4. Alkohol 70%
  5. Serum probio vit c (optional)
  6. Sheet masker
  7. Tissue kering
Baca Juga :  [Motivasi] Bersedekah Itu Nikmat dan Bikin Ketagihan Lho !

Jarum mana yang harus digunakan untuk jenis kulit saya ini?
Dikutip dari berbagai sumber, ada empat jenis dermaroller yang saat ini beredar di pasaran (silakan pilih sesuai kebutuhan kulit kalian) :

  • Ukuran 0.5 mm untuk penggunaan seminggu sekali digunakan untuk perawatan normal bagi kulit tidak bermasalah.
  • Ukuran 1 mm untuk penggunaan dua minggu sekali untuk kulit yang ada masalah seperti noda bekas jerawat/keriput/flek hitam.
  • Ukuran 1.5 mm untuk penggunaan tiga minggu sekali untuk kulit yang mengalami scar tidak terlalu dalam (bopeng sedang).
  • Ukuran 2 mm untuk penggunaan empat minggu sekali untuk kulit dengan scar parah dan dalam.

Serum yang saya punya bukan beauty nano scar atau probio c gimana?
Pemakaian serum tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan kulit kalian ya, karena beberapa blog menyarakan menggunakan beautee nano scar serum karena memang diformulasikan untuk bekas jerawat terutama scar yang agak dalam. Kalau serum probio c saya gunakan setiap malam sebelum tidur sebagai nutrisi pemeliharaan karena sehabis diroller ini pasti kulit kita membutuhkan vitamin agar regenerasinya sempurna.

Setelah beberapa hari kemudian.

 

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *