Penelitian Pabrik Tahu Bojong di Karawang - Liliana Halim Penelitian Pabrik Tahu Bojong di Karawang % %
Tahu Bojong Karawang-1
Diary,  Perjalanan

Penelitian Pabrik Tahu Bojong di Karawang

BAB I : PENDAHULUAN

  1. Rumusan masalah: Bagaimana cara kerja di pabrik tahu gang bojong.
  2. Tujuan penelitian: Ingin mengetahui cara kerja di pabrik tahu gang bojong.
  3. Manfaat penelitian: Dengan diketahui cara kerja di pabrik tahu gang bojong maka penelitian dapat dijadikan sebagai sumber informasi bagi orang-orang yang ingin tahu cara kerja di pabrik tahu gang bojong.

BAB II : KAJIAN TEORI

A. Batasan konsep: Maksud dari cara kerja di pabrik tahu gang bojong adalah kita ingin mengetahui bagaimanakah cara-cara pembuatan tahu, berapa jumlah pekerja, tahun berdirinya pabrik dan siapa pendirinya. Kita juga ingin tahu gaji yang di dapat setiap karyawannya dan penghasilan pabrik perharinya.

Baca Juga :  #MoneySmartMenginspirasi : Inilah Strategi untuk Memaksimalkan Bisnis

Landasan teori :

Pabrik tahu gang bojong ini didirikan pada tahun ±45 tahun yang lalu. Pendiri pabrik ini adalah Bpk HJ Muhamad. Pabrik tahu ini berada di Gang Bojong No.   Karawang, memiliki 8 orang karyawan dan menggaji Rp.50.000/karyawan & uang makan Rp.50.000/hari.

Tahu-tahu ini dipasarkan ke Pasar Karawang dan biasanya juga ada pengambil keliling. Harga 1 papan Rp.40.000 boleh di ecer s/d 50 buah, harga ecerannya Rp.500. Omzet perhari kira-kira satu setengah kuintal yaitu       Rp.3-3,5 juta/hari. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat tahu yaitu : kedelai & obat  dari batu lincar.

Berikut cara pembuatan tahu gang bojong :

  1. Rendam kedelai selama 3 jam.
  2. Angkat dan giling kedelai.
  3. Rebus sampai mendidih.
  4. Saring, buang ampasnya dan ambil hasilnya (tahu).
  5. Sekitar 1 jam telah jadi tahu dipapan-papan.
Baca Juga :  Alasan Saya Ganti Domain Berbayar

BAB III : METEODOLOGI

  1. Lokasi penelitian : Pabrik tahu gang bojong No.
  2. Subjek penelitian : Karyawan-karyawan di pabrik tahu gang bojong.
  3. Metode dan alat pengumpul data yang dipakai : Metode observasi dan metode wawancara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *