[Motivasi] Semangat Hidup - Liliana Halim [Motivasi] Semangat Hidup % %
Diary,  Motivasi

[Motivasi] Semangat Hidup

Berbicara tentang masalah kehidupan salah satu yang diinginkan manusia adalah tentang semangat hidup. Menginginkan “Kematian” adalah ciri (Sifat) orang yang lemah, berjuang untuk hidup adalah wujud orang yang pemberani. Kehidupan seharusnya “Hidup”, kita dapat melihat cahaya kehidupan apabila kita masih hidup, sebaliknya “Kematian” bagaikan matahari yang terbenam di ufuk Timur, kelihatan masih adanya sisa kehidupan, namun telah kehilangan cahaya.

Banyak orang yang gagal dalam usaha, merasakan semuanya adalah jalan buntu, dan hampir putus asa, tapi apabila berani meneruskan hidup dengan tegar dan semangat, pastilah ada jalan keluarnya, karena asal bisa menggali kekuatan potensi yang ada dalam dirinya, suatu hari pasti bisa bangkit kembali.
 
Banyak orang yang gagal dalam bercinta, tidak ada lagi semangat untuk hidup, jika sebelum mengakhiri hidupnya bisa berpikir : “Begitu banyak bintang di langit, mengapa saya harus berduka lara hanya demi dia seorang?” Maka cobalah lagi membangkitakan semangat dan mulai menjalani kehidupan dengan membuka lembaran baru.
 

“Kelihatannya telah sampai di ujung jalan buntu”, namun sebenarnya awal dari jalan yang baru. Ungkapan ini melukiskan betapa orang yang berjuang hidup dalam keadaan yang sangat memprihatinkan, namun akhirnya mendapatkan jalan keluar yang menuntun mereka untuk dapat bangkit kembali, kenyataannya memanglah demikian! Di dunia ini banyak orang yang bisa bangkit dari kesengsaraan bencana alam, kesulitan, keputus-asaan, kegelapan, krisis keuangan, dengan keyakinan diri yang besar, akhirnya mereka menemukan kembali semangat hidup.

Baca Juga :  Pengalaman Mengurus Seorang Bayi :)
Bukankah kehidupan dan semangat dari orang-orang ini adalah panutan buat kita? Jangan hanya sekali tersantung langsung patah semangat dan tidak ada keberanian untuk meneruskan hidup.
 

Dari itu, walaupun menemukan masalah kegagalan dalam usaha, kegagalan bercinta, percekcokan dalam keluarga, kesulitan keuangan, usaha tidak lancar, gangguan kesehatan dan lain-lain, tetap harus memiliki semangat untuk meneruskan hidup, sebab didunia ini segala sesuatunya tidak mempunyai sifat yang kekal, baik “Kegagalan” maupun “Kesuksesan” tidaklah bersifat kekal, maka segalanya dapat berubah dengan sewaktu-waktu, dari keadaan yang “Buruk” menjadi “Baik”, demikian juga sebaliknya. Asal kita tetap hidup, pastilah ada harapan.

Orang yang berani meneruskan kehidupan dari segala rintangan dan halangan memiliki ketegaran yang luar biasa, selain ketegaran, juga didukung oleh semangat, dan kebijaksaan.
 

Meneruskan hidup bukan saja demi diri sendiri, juga demi keluarga, demi masyarakat, demi tanggung jawab dan kewajiban. Orang yang tidak ingin hidup lagi adalah “Pengecut”, sedangkan orang yang mempertahankan hidup walau dalam situasi yang paling krisis sekalipun adalah “Pemberani”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *