Kasus Pelanggaran Hak Cipta - Liliana Halim Kasus Pelanggaran Hak Cipta % %
Uncategorized

Kasus Pelanggaran Hak Cipta

 
NAMA : LILIANA HALIM
NPM : 24210021
KELAS : 2EB17
PT. A adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang rekayasa genetika, berlangganan jurnal-jurnal asing dengan tujuan menyediakan fasilitas referensi kepada para penelitinya. Kebijakan PT. A tersebut berkaitan dengan research and development (R&D) yang di lakukan oleh PT. A untuk memperoleh produk-produk yang unggul.
Salah satu jurnal asing tersebut adalah science and technology yang di terbitkan oleh PT. B. PT. B adalah penerbit asing yang ada di indonesia di wakili oleh agen penjualan khusus. Untuk mempermudah penggunaan referensi tersebut, para peneliti memperbanyak/menggandakan artikel-artikel dalam science dan technology tersebut dan membuat dokumentasi berdasarkan topik-topik tertentu. PT. B mengetahui perbanyakan yang di lakukan oleh para peneliti PT.A, dan PT. B berpendapat bahwa perbanyakan yang di lakukan oleh para peneliti PT.A telah melanggar hak cipta.
  • PT A adalah perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan referensi untuk para penelitinya untuk pengembangan pendidikan.
  • PT.B adalah perusahaan yang memuat ilmu pengetahuan yang bisa di jadikan refrensi ilmu pengetahuan.
  • PT.B adalah perusahaan asing yang ada di indonesia hanya di wakili oleh agen penjualan khusus
Bagaimana pendapat saudara terhadap kasus di atas yang hubungannya dengan ada tidaknya pelanggaran Hak Cipta?
Menurut saya, kasus tersebut bukan merupakan sebuah pelanggaran hak cipta. Karena PT. A hanya menggunakan jurnal asing yang di terbitkan oleh PT. B sebagai fasilitas referensi bukan dengan sengaja mengcopy-paste jurnal tersebut secara langsung. Dan juga tujuan PT. A memperbanyak jurnal asing tersebut juga digunakan untuk pengembangan pendidikan para penelitinya. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Pasal 15 yang berisi : Dengan syarat bahwa sumbernya harus disebutkan atau dicantumkan, tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta: apenggunaan Ciptaan pihak lain untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pencipta;
Jadi, kesimpulannya perbanyakan yang di lakukan oleh para peneliti PT.A tidak melanggar hak cipta karena digunakan dengan tujuan pengembangan pendidikan dan mencantumkan sumber sebagai referensi.
 
Referensi:
Baca Juga :  Ruang Lingkup Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *