Ceng Beng 2018 | Vihara Borobudur Medan - Liliana Halim Ceng Beng 2018 | Vihara Borobudur Medan % %
Diary,  Perjalanan

Ceng Beng 2018 | Vihara Borobudur Medan

Tanggal 5 April 2018, hari ini merupakan hari ceng beng jadi rencana saya dan keluarga menuju ke Vihara Borobudur untuk melakukan sembahyang. Sebelum berangkat ke Vihara saya minta sarapan mie terlebih dahulu hehe, maklum sudah hampir 10 tahun tidak ketemu mie seperti ini wkwk jadi pas ditawarin mau makan apa? Ya makan mie pansit buatan kuku. FYI, sebagian besar keluarga papa saya di Medan dan di Lubukpakam usahanya berjualan mie pansit (non halal) dan kuku atau sebutan untuk tante saya ini juga berjualan mie pansit di Jalan Dazam Raya no. 28 (Medan, Petisah Tengah) beliau menjual mie dengan harga Rp. 16,000.00 lengkap dengan pansitnya.

Setelah selesai sarapan kami pun bersiap menuju Vihara Borobudur, sekitar pukul 10.08 kami sampai dan memulai persembahyangan. Awal kedatangan kesini lagi setelah 10 tahun berlalu masih terasa begitu sedih dan merindukan beliau, tetapi saat saya ingat beliau sudah tenang dan tidak kesakitan lagi saya harus bisa ikhlas. Tapi saat lihat foto beliau disana ya masih berkaca – kaca dan saat menulis ini juga, duh tissue mana tissue. Saat sembahyang disana ada beberapa hal yang saya utarakan, saya ceritakan dan tanyakan, semoga dengan bercerita secara langsung disana saya bisa merasa lega dan diberikan jalan. Sambil menunggu, kami pun tidak lupa berfoto di Vihara Borobudur ini dan setelah selesai kami pun pamit dan menuju kembali ke rumah.

Baca Juga :  [Motivasi] Latihan Kebaikan agar Dunia Semakin Indah
Bersama adik lelaki saya.
Bersama kuku.
Peruntungan shio naga tahun 2018.

Pukul 12.50 kami sampai di Rumah Makan Ayam Goreng Kalasan di Jalan Iskandar Muda, Petisah Tengah, Medan, waktunya kami diajak berkuliner jadi disana kami dipesankan berbagai macam menu mulai dari ayam rendang, gado – gado, sayur asem, tauco juga ayam goreng kalasan yang jadi menu utama disini dan apa lagi ya, saking banyaknya lupa wkwk. Selesai pukul 14.08 kemudian kami beristirahat sebentar dan malamnya pukul 19.00 kami bersiap menuju Restoran Wisma Benteng di Jalan Maulana Lubis untuk bertemu sanak saudara lainnya. Kayaknya sih ini restoran ini cukup terkenal dan sering dipakai pesta pernikahan atau ulang tahun, karena ada beberapa keluarga yang sedang merayakan ulang tahun anaknya. Menu makanannya seafood dan oriental food dengan round table (cia ciu), dari segi rasa tidak perlu diragukan lagi, tapi kalau boleh jujur saya pribadi lebih suka makanan indonesia seperti nasi padang atau ayam goreng ajah hahaha, lebih familiar ke lidah. Selesai makan kami pun kembali ke rumah, karena besoknya kami masih akan diajak kuliner. Sekian cerita hari kedua saya di Kota Medan ini.

Baca Juga :  Tamasya ke Kebun Binatang Ragunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *