Ceng Beng 2018 | Hari Terakhir di Medan, Goodbye Medan~ - Liliana Halim Ceng Beng 2018 | Hari Terakhir di Medan, Goodbye Medan~ % %
Diary,  Perjalanan

Ceng Beng 2018 | Hari Terakhir di Medan, Goodbye Medan~

Dan postingan hari terakhir di Medan pun tiba, tidak seperti biasanya hari terakhir saya berada disini malah susah untuk bangun dan merasa ingin tinggal lebih lama lagi karena di hari biasanya saya selalu bangun pukul 05.30, akhirnya saya dan yang lain pun agak kesiangan. Sebelum berangkat kami pun sarapan terlebih dahulu, yeay sarapan lontong medan! Di Karawang ada yang jual tapi menurut kami rasanya cukup berbeda dengan lontong medan asli disana, kemudian kami menuju Lubukpakam sekitar pukul 08.00 dan tiba pukul 10.00, setelah kami sampai kami pun segera membenahi paket yang berisi oleh – oleh dari kakak ipar papa (Aem) untuk dirapikan digabung menjadi satu dan segera bersembahyang.

Kemudian kami kumpul untuk makan siang sebentar, di tengah – tengah saat sedang makan bersama airmata saya pun kembali mengalir karena salah satu koko sepupu saya memperlihatkan saya foto ketika kami masih kecil, ada papa, mama dan adik kedua saya, saat pertama kali ke medan orang tua saya baru mempunyai dua anak (saya dan adik lelaki saya), saat saya menangis beberapa saudara saya yang lain pun ikut beruraian airmata, sejujurnya saya sedih mengingat papa yang tidak bisa berada disini berkumpul bersama sanak saudaranya (nulisnya masih sambil nangis…) dan sedih mengingat kedua adik perempuan juga mama tidak bisa ikut berkumpul bersama disini, suatu saat semoga kalian bisa mengunjungi papa juga. Kami dibekali nasi bungkus dengan ayam untuk perbekalan dari bandara kembali ke Karawang. Setelah selesai dan berpamitan, kami langsung berangkat menuju bandara Kualanamu sekitar pukul 11.30 dari Lubukpakam dengan memakai jalur alternatif dari jalan sekip perjalanan kami ke bandara hanya 15 – 20 menit, kami pun sampai dan segera antri ke counter check-in untuk mendaftarkan bagasi lalu kami diberi boarding pass dengan ukuran lebih kecil yang berguna ketika memasuki boarding lounge kami harus menempelkan barcode tersebut. Sebenarnya ada banyak bapak atau ibu yang kurang mengetahui cara menempelkannya, mungkin karena belum semua bandara menerapkan sistem seperti ini.

Baca Juga :  Ceng Beng 2018 | Vihara Borobudur Medan

Sambil menunggu jam boarding kami berfoto-foto sebentar dan setelah datang jamnya kami pun harus berpisah disini, kami turun ke lantai dasar  menuju ke boarding lounge. Untuk penumpang dengan tujuan penerbangan internasional, boarding lounge berada di sebelah kiri melalui counter imigrasi di gate 1 Р4 sedangkan boarding lounge untuk penerbangan domestik berada di sebelah kanan pada gate 5 Р12. Di boarding lounge ini kami bisa menyaksikan pesawat yang berlalulalang di apron dan kami juga bisa melihat saudara yang mengantar kami di atas. Jika sudah ada panggilan keberangkatan kita bisa memasuki pesawat melalui pintu yang tersedia.

Sampai jumpa kuku dan pepe, terima kasih atas semuanya, atas waktu dan kesempatan mengizinkan kami main kesana, semoga jika ada kesempatan kami bisa berkunjung lagi (disini kami berurai mata kembali dan beberapa orang melihat kami mungkin orang – orang melihat kami akan pergi jauh sehingga sedih-sedihan gitu hahaha). Saya pun kembali menangis ketika di pesawat, saya masih ingin berada disini huhuhu tapi kenyataannya kehidupan akan terus berjalan, cukup liburannya yaaa setelah mendapatkan jawaban yang saya inginkan. Kami sampai di bandara Soekarno Hatta pukul 16.45 menunggu sebentar untuk mengambil bagasi dan segera menuju parkiran karena ada mobil travel sudah menunggu. Sekian cerita perjalanan saya selama di Medan, semoga jika ada kesempatan saya bisa kembali kesana bersama keluarga besar.

Baca Juga :  A thread tentang pelayanan dokter BPJS dengan suspect DBD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *