Analisis Kemasan yang Baik - Liliana Halim Analisis Kemasan yang Baik % %
Review

Analisis Kemasan yang Baik

Kemasan

  1. SARI ROTI

Sari Roti dilihat dari Kemasannya menarik dengan warna putih bening yang transparan dan ada beberapa seadikit warna biru, hijau, kuning. Warna putih bening yg transparan menunjukan produk yang unggulan dan bermutu. Bahannya terbuat dari plastik . Bentuknya sangat efisien karena kemasannya dimanfaatkan dengan maksimal. Bahan kemasannya ramah lingkungan, terbukti adanya logo panah berbentuk segitiga. Kemasannya berisi informasi penting seperti bahan pembuatan roti. Informasi nilai gizi yang terkandung dalam roti per sekian gram, Berat bersih. Mencantumkan izin dari BPOM RI. Tempat pembuatan. Kode barang. Cara penyimpanan. Tercantum hotline untuk tempat menyampaikan kritik dan saran. Tulisan ” halal ” yang wajib di tulis di setiap produk makanan yang beredar di Indonesia. Tidak lupa juga adalah dicantumkan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa.

  1. WINGS PORCELAIN CLEANER (WPC)
Baca Juga :  Keadaan Perekonomian Indonesia pada Tahap Pemerintahan SBY

WPC dilihat dari kemasannya menarik dengan warna dominan biru tua. Bahan kemasannya botol plastik. Bahan kemasanya ramah lingkungan. Ekonomis dalam pembuatannya, dengan artian biaya pembuatan kemasanya lebih murah dibandingkan dengan produknya. Kemasanya berisi informasi yang penting seperti keunggulan merk ini. Mencantumkan berat bersih. Di jelaskan juga keampuhan produk ini dalam membersihkan kerak bandel di dapur, lantai, dinding kamar mandi, atau hiasan kramik lainnya. Petunjuk keamanan pemakaian yaitu apabila ada gejala-gejala dini apabila keracunan. Bahan aktif yang terkandung dalam obat tersebut. Tempat produksinya. Layanan konsumen untuk penyampaian kritik dan saran. Mencantumkan izin dari Departemen Kesehatan. Kode produk. Tanggal pembuatan dan kadaluarsa. Cara penyimpanan.

Kesimpulan

Apabila kita membaca dua kemasan produk di atas, ternyata produk makanan dan obat memiliki banyak perbedaan dalam pengemasannya. Perbedaan itu terjadi karena fungsi dari produ tersebut. Berikut kami sampaikan beberapa perbedaan pengemasan produk makanan dan obat, diantaranya :

  1. Biasanya produk makanan mencantumkan informasi nilai gizi
  2. Mencantumkan tulisan ” halal ”
  3. Warna kemasannya menggunakan warna putih bening yang transparan, dan warna terang seperti hijau, kuning, biru.
  4. Untuk produk obat keras selalu di tuliskan petunjuk penggunaan, efek yang di timbulkan seperti keracunan atau iritasi, cara pertolongannya, dan bahan-bahan aktif yang bekerja.
  5. Selalu disarankan untuk membaca petunjuknya terlebih dahulu untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan
  6. Bahan kemasannya lebih tebal karena berisi obat keras
Baca Juga :  Pengalaman Beli Tas Enji by Palomino di Palominobag.com

Persamaan :

  1. Semua produk yang beredar di Indonesia harus mencantumkan izin dari Departemen Kesehatan dan BPOM
  2. Menuliskan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa
  3. Menampilkan logo panah membentuk segitiga  yang menunjukan bahan kemasannya ramah lingkungan

Produk kemasan tak hanya membungkus produk agar lebih menarik tetapi yang lebih penting lagi adalah berisi informasi tentang produk tersebut. Dengan mencantumkan informasi yang lengkap dan benar membuat konsumen semakin yakin dengan produk tersebut. Selain itu dapat menjadi pembanding dengan produk yang lain. Kita sebagai konsumen pun harus jeli dalam membeli suatu produk. Selain memperhatikan kemasannya yang menarik, kita juga harus mengetahui informasi dalam produk tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *