Alasan Saya Ganti Domain Berbayar - Liliana Halim Alasan Saya Ganti Domain Berbayar % %
Diary,  Motivasi

Alasan Saya Ganti Domain Berbayar

Hai kembali lagi untuk berbagi pengalaman ceritanya kemarin saya baca blog salah satu teman SMP yang membahas beberapa alasan dia yang tidak mau ganti ke domain berbayar, salah satu alasannya yaitu karena dia merasa kalau belum butuh dan bingung kalau meninggal nanti siapa yang bakal bayar untuk perpanjang domain *nah kan tiba-tiba ikut kepikiran juga* karena salah satu alasan saya untuk ganti ke domain berbayar adalah mau monetize mengembangkan blog saya.

Source : Google

Sejak 2008 saya sudah membuat blog, satu platform WordPress dan satu lagi platform Blogspot, lupa sih kenapa saya pakai acara buat dua blog ya, bahkan dulu sempat terpikirkan Tumblr lah yang mau saya jadikan web pribadi sayangnya sekarang Tumblr ikut di blokir oleh Kominfo padahal tulisan (baca : curhatan) saya disana pun cukup banyak. 🙁

Source : Giphy.com

Sewaktu saya tingkat SMP dulu saya pernah bercita – cita untuk ambil jurusan IT saat kuliah nanti, karena saya amat menyukai hal – hal yang berbau teknologi. Seiring berjalannya waktu, kemudian saya pindah ke kota lain saya merasa kesulitan untuk belajar teknologi mungkin karena saya baru mengenal kota tersebut dan peralatan komputer di rumah dulu tidak dibawa kesana jadi tidak ada kesempatan untuk mengulik sendiri, meskipun ada warnet rata – rata mereka menggunakannya untuk bermain game online seperti Ayodance, Dota, Ragnarok dan lainnya.

Baca Juga :  Pengalaman Bleaching dan Coloring Rambut dengan Miranda® Hair Color

Beruntungnya kampus saya memberikan pelajaran mengenai sistem informasi sehingga bisa sedikit mengetahui seluk beluk informasi teknologi, karena selain harus bisa Akuntansi kampus saya juga menerapkan basis sistem informasi kepada para mahasiswa sehingga diharapkan para mahasiswa dan alumni ini tidak gaptek lagi dalam dunia informasi teknologi jadi ya belajar bahasa pemrograman (membuat kode html) sudah pernah saya coba meskipun sederhana. Bahkan saya dan beberapa teman pernah mengikut kursus Joomla (belejar membuat website secara offline), saya dan teman sekelas juga pernah ditugaskan untuk membuat website kelas padahal bisa dibilang kami ini mahasiswa jurusan Akuntansi tapi dikasih tugasnya membuat web. 🙁

Awal tujuan saya memonetize blog yang dulu karena saya ingin menambah penghasilan dari Google, tetapi ternyata ga mudah guys karena semua berbanding lurus dengan apa yang kita kerjakan, tentunya kita harus rajin upload tulisan dan update tentang perkembangan saat ini, kalau kasarnya bikin judul klikbait kali yah biar banyak yang mengunjungi! 😀

Baca Juga :  Sharing Pacaran Beda Agama (Buddha vs Kristen)

Sempat disuspend dan akhirnya diberhentikan secara permanen oleh Google karena ulah saya sendiri sering mengeklik iklan di blog demi mendapat uang secara kilat, akhirnya saya mencoba peruntungan kembali untuk membuat website sendiri, saya beli domain dan hostingan berbayar dan bersyukurnya diapprove. Selain untuk monetize website saya, tujuan saya untuk mengganti jadi domain berbayar adalah supaya saya bisa rajin dan menyempatkan waktu untuk membuat tulisan tapi kenyataannya kalau lagi tidak mood ya males aja gitu bawaannya, kadang lebih dari tiga bulan tidak ada ide menulis apa, harus rajin blogwalking sih intinya jadi bisa menambah wawasan. Saya juga merasa jika memiliki nama domain sendiri tanpa embel – embel gratisan tentu lebih keren bukan? Walaupun akhirnya saya kepikiran juga bagaimana jika saya meninggal nanti, siapa yang akan membayar domain dan hostingannya? 🙁

Baca Juga :  Trip to Jogjakarta | Pulang ke Karawang - The End

Hihi sekian dulu ya, terima kasih sudah berkunjung. 🙂

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *