Alasan Deactive Sementara Facebook dan Instagram - Liliana Halim Alasan Deactive Sementara Facebook dan Instagram % %
Diary,  Motivasi,  Uncategorized

Alasan Deactive Sementara Facebook dan Instagram

Halo teman – teman para pembaca, happy chinese year 2019, tadinya mau posting tentang shio di tahun 2019 ini cuma berhubung keyboard laptop sedang rusak jadi postingnya mungkin ditunda. Oh iya adakah teman – teman disini juga yang tidak aktif di dunia per-FB-an tapi akhirnya kembali menggunakan Facebook dan Instagram karena sesuatu hal. Yaa akhirnya saya menggunakan FB dan IG lagi sebagai sarana media sosial untum menyebarkan link – link blog saya ini hehe, kan lumayan kalau ada yang liat atau mampir di blog saya.

Sebenarnya kenapa sih saya memutuskan menutup FB? Wah alasannya banyaaak, salah satunya saya merasa bahwa FB kurang bermanfaat bagi saya dan otak saya hahaha. Gimana nggak kadang berita hoax munculnya dari FB, ini beneran terjadi sama mama saya. Beliau seringkali terkena racun hoax dari FB dan untungnya jika saya kebetulan buka Twitter ada tweet seseorang yang menyatakan bahwa kabar tersebut hoax, maka saya langsung kirim capture ke mama bahwa itu adalah kabar hoax (seringkali ya, bukan satu atau dua kali). Dan terkadang jika ada teman atau saudara yang beritahu kabar sesuatu tapi infonya dari FB langsung saya curiga itu hoax atau bukan hahaha. Karena udah skeptis aja berita yang disebar di FB hoax dan kadang nggak penting.

Baca Juga :  Ceng Beng 2018 | Kulineran di Cemara Asri Medan

Alasan kedua karena banyak manusia alaynya ya sama sih di Twitter juga mungkin ada segerintil manusia alay tapi seenggaknya saya jarang nemu dan tepatnya nggak pernah saya follow. Ngapain juga yaa khan follow orang yang alay dan suka ngeshare “like dan sebarkan berita ini maka kamu akan masuk surga” atau “ketik angka 1 di postingan maka kamu akan terhindar dari siksa neraka”? Heloww tau ga sih ga ada korelasi antara like, share dan komen kemudian masuk surga? Manusia – manusia kurang kerjaan dan nyebelinnya lagi mama saya ini termasuk golongan yang suka share beginian di FB-nya, makanya males kan?

source : tenor.com

Alasan ketiga bagi saya FB kurang bermanfaat karena kebanyakan buka FB bawaannya malah pengen ngepoin orang ujungnya malah ngabisin waktu saya dengan hal nggak penting. Maka dari itu untuk mengurungkan niat ngepoin, ada baiknya saya tutup akun FB. Lumayan kan buat hati ga julid hahaha.

Kalau Instagram, secara saya kan jualan online ya mau ga mau saya buka Instagram tiap hari, pakai IG jualan sih kalau IG pribadi baru aja saya aktif kembali karena kebanyakan vendor pernikahan updatenya di Instagram jadi untuk tanya – tanya saya pakai akun pribadi aja. Sama seperti FB ada beberapa alasan juga kenapa akhirnya saya tidak membuka IG untuk beberapa waktu. Terkadang melihat Instagram story beberapa teman yang kurang atau tidak berfaedah sama sekali, melihat postingan teman – teman yang hedon jalan kesana kesini, makan apapun serba diposting, ya gapapa sih hak mereka sebenarnya mau posting kan mereka jalan atau makan juga menggunakan uang mereka pribadi tapi saya males aja tiap hari lihat update seperti itu hahaha. Ada lagi postingan ibu – ibu muda yang sedang meniti karir parenting sehingga semua kegiatan anaknya terkadang diupload, lucu sih tapi buat saya jadi mau ikutan segera punya anak ­čÖü

Baca Juga :  Training Trade Finance Payment Methods to Sendik BRI Yogyakarta

Saya tidak pernah menggunakan fitur mute karena bagi saya lebih baik tidak membuka Instagram atau Facebook sama sekali daripada menyembunyikan feed atau story teman – teman saya karena kalau buka media sosial itu ujungnya pasti ya lihat postingan teman – teman karena saya memang tidak follow artis (kecuali Youtube yaaa). Dan lagi menurut saya Instagram itu penuh kepura – puraan, karena semua yang diposting di IG pasti yang keren dan bagus aja kan untuk mengesankan para followers?

Oh iya ini pengalaman adik – adik saya sendiri sebenarnya, karena saya lihat feeds Instagramnya cucmey sekali, postingan yang diupload hanya yang baik – baik alias terlihat “bagus dimata orang”, beda dengan postingan dia beberapa tahun lalu tidak ada foto – foto yang menampakan kejelekan dia hahaha. Postingan saya di IG mah yaa alakadarnya aja, foto saya sedari dulu main IG masih ada dan tidak pernah saya hapus, kecuali foto sama cowok ya tentu sudah saya hapus karena sudah move on sis!

Baca Juga :  Mari Berdonor Darah

Dan kebetulan saya memang jarang upload di IG, kebanyakan saya upload di FB karena dibuat menjadi satu album. Sekian cerita saya mengenai alasan – alasan saya untuk tidak menggunakan sosial media seperti FB dan IG, akhirnya saya memutuskan untuk memanfaatkan dua media sosial ini kembali, saya mungkin akan jarang online hanya sesekali ketika upload karena kalau keseringan saya takut julid dan kotorin hati.

source : tenor.com

Tweets by kak @elwa

On Instagram, everybody living in fairytale. While on Twitter, everybody tells a story about fairytale inside their mind.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *